Archive for the 'opinion' Category



surabaya memanas, ada apa gerangan?

sudah sekitar seminggu ini saya merasakan fenomena alam yang berbeda dengan hari-hari biasanya. setiap hari selepas subuh, sekitar pukul 04.45, fajar yang biasanya masih gelap, kali ini terlihat lebih terang. beberapa hari yang lalu, ketika saya kembali ke kos dari kampus sekitar pukul 05.45, matahari sudah terlihat setinggi atap rumah, dan terlihat sangat jelas, bundar dan bersinar sangat terang.

Lanjutkan membaca ‘surabaya memanas, ada apa gerangan?’

Iklan

catatan dari kalimantan timur

ajang PON XVII Kaltim yang diselenggarakan pada 5-17 juli lalu telah berlalu. perhelatan olahraga nasional terbesar ini telah berakhir beberapa waktu yang lalu dengan meninggalkan berbagai pesan dan kesan bagi pihak-pihak yang terlibat. ada yang bersuka-ria, ada yang kecewa, serta banyak pula kritikan maupun pujian mengenai penyelenggaraan even olahraga ini, saya yang kebetulan diberi kesempatan untuk terjun (bukan sebagai atlit tentunya :D) dan sekaligus bisa menyaksikan langsung perhelatan akbar ini ingin sedikit berbagi cerita mengenai ajang kompetisi 4 tahunan ini.

Lanjutkan membaca ‘catatan dari kalimantan timur’

seandainya saja…

25 juli 2008, menengok blog yang sudah mulai berdebu serta berkelana menjelajah dunia maya, menemukan berita pernikahan mewah keponakan aburizal bakrie, adinda bakrie, dengan tunangannya, warga negara singapura bernama Seng-Hoo-Ong, yang sempat menjadi headline pemberitaan serta menjadi bahan pembicaraan di forum dan milis.

konon pernikahan antara adinda dengan pria asal singapura tersebut menelan biaya 10 miliar rupiah. bukan main. untuk membiayai karangan bunganya saja menelan biaya 1 miliar rupiah. gaji seorang pns golongan III yang dikumpulkan bila ia bekerja selama 40 tahun saja hanya cukup untuk membiayai karangan bunga pernikahan adinda bakrie.


Lanjutkan membaca ‘seandainya saja…’

kampus yang semakin melupakan jati dirinya

kata kakak saya, dahulu jika di kampus diadakan acara hiburan, meskipun mendatangkan band-band terkenal sekalipun, peminatnya terbilang sangat sedikit. mahasiswa lebih memilih untuk melakukan hal-hal yang lain daripada menghabiskan waktu menyaksikan acara-acara tersebut.

tapi lihatlah sekarang, semakin sering diadakan acara musik di kampus, dan yang hadir juga cukup banyak. momen paling aktual adalah sebuah acara pentas seni yang diadakan sebuah himpunan mahasiswa beberapa waktu yang lalu.

mereka semua asyik berdendang, larut dalam kegembiraan, sementara ribuan orang lainnya meratapi nasibnya yang semakin menderita, semakin miskin karena harga kebutuhan hidup yang semakin meningkat sebagai imbas dari kenaikan harga bbm.

Lanjutkan membaca ‘kampus yang semakin melupakan jati dirinya’

Rp 10/detik, Rp 1/detik, Rp 0,5/detik, Rp 0,1/detik, Rp 0,01/detik, Rp 0,00000000001/detik, selanjutnya???

sudah jadi tren terbaru di dunia telekomunikasi seluler di indonesia, operator-operator seluler saling berperang mengeluarkan tarif bombastis, spektakuler, dan yang pastinya akan menarik konsumen untuk membeli produk mereka.

jangan keburu senang dulu. sebagai konsumen yang bijak, ada kalanya anda harus teliti dan cermat melihat, siapa tahu ada sesuatu dibalik semua itu. ada yang katanya gratis, namun cuma dalam waktu tertentu saja, dan cuma berlaku selama satu menit. selebihnya, bayar dengan tarif reguler. ada juga yang memberlakukan tarif murah setelah penggunaan di detik tertentu, dan berbagai ketentuan lainnya.

Lanjutkan membaca ‘Rp 10/detik, Rp 1/detik, Rp 0,5/detik, Rp 0,1/detik, Rp 0,01/detik, Rp 0,00000000001/detik, selanjutnya???’

nilai pun ikut dijual

dulu, sewaktu masih menempuh bangku sekolah, pernah ada pengajar yang dikenal lumayan “pelit” dalam memberikan nilai. setiap kali ujian nilai yang diperoleh mayoritas siswanya sangat “indah” dan bervariasi. cuma sayangnya rangenya dibawah 50 :P. namun anehnya hal ini tidak terjadi pada siswa yang mengambil les privat pada guru yang bersangkutan. nah, ini dia yang menjadi masalah. ternyata siswa yang mengambil les tersebut mendapat “treatment” plus. guru yang bersangkutan memberikan cara pengajaran yang jauh berbeda saat memberikan les privat serta memberikan “kisi-kisi” soal yang akan diujikan pada ujian
berikutnya yang ternyata soal “kisi-kisi” yang diberikan tadi sama persis, alias keluwar semuwa, bwahahahahaha…. *ditabok*

Lanjutkan membaca ‘nilai pun ikut dijual’

dibalik sakitnya soeharto

soeharto. mantan orang nomor satu indonesia itu kini terbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit pusat pertamina. pemberitaan mengenai beliau menjadi headline di berbagai media, baik media cetak, televisi, radio. kondisinya setiap waktu terus-menerus dipantau. meskipun di beberapa media diberitakan bahwa kondisinya membaik, namun beliau masih berada dalam kondisi koma. bahkan kata menteri kesehatan republik indonesia, hidup beliau saat ini adalah kehidupan palsu, karena organ-organnya sudah tidak berfungsi.

selain berita mengenai kondisi terakhir beliau, sedikit banyak berbagai permasalahan yang menyangkut beliau juga ikut menyembul ke permukaan. korupsi,nepotisme, pelanggaran HAM, serta berbagai kasus lainnya juga turut menghiasi pemberitaan. pihak-pihak yang merasa dirugikan dan merasa menjadi korban dari kasus-kasus tersebut menuntut agar proses persidangan terhadap beliau, meskipun ada juga yang meminta agar beliau dimaafkan.

saya tidak memihak beliau, tidak juga menjadi pihak yang kontra terhadap beliau. saya netral. namun terlepas dari semua itu, ada fakta menarik di balik sakitnya beliau yang saya baca di dua artikel. Lanjutkan membaca ‘dibalik sakitnya soeharto’


About Me

 Subscribe to this blog

 Subscribe to my posts bundle


web presence

posts by rizkianto

↑ Grab Animator!

RSS Also written by rizkianto

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

archives

Iklan

%d blogger menyukai ini: